Kamis, 28 Oktober 2010

Pandang Salibmu




Pandang Salibmu


Gambaran, cerita hidupku tanpa kasihMu

T'lah mati, t'lah sirna sejak Kau mengisi hatiku

Yesusku.. Tuhanku diriMu ubahkan aku

Tak lagi tersisa hidup lamaku t'lah sirna



Reff:

Aku bersujud pandang salibMu

Karya termulia untukku

Air mataku luruh untukMu

Selamanya kukan menyembahMu


Ingin aku untuk selalu

Berdiam di baitMu Oh Tuhanku

Rabu, 27 Oktober 2010

Perahu Keselamatanku


Aku duduk sambil menikmati senja dalam perahu keselamatanku yang sedang berlabuh. aku melihat Yesus di ruang kemudi, menatapku & berkata ; "lepaskan tambatan perahumu & biarkn Aku membawamu ke seberang. Bukanlah rencanaKu agar kamu tetap berlabuh di sini"

Dengan wajah takut, gelisah & khawatir, aku mnjawabNya, "Tuhan, bukankah lebih baik aku tetap di sini. Aku tidak akan melihat topan, badai & angin ribut. &, aku dapat kembali ke darat kapan pun aku mau"

Dengan lembut Tuhan Yesus memegang tanganku, menatap mataku & berkata, "memang di sini kamu tidak akan mengalami topan, badai, & angn ribut. Tetapi, kamu juga tidak akan pernah melihat Aku mengatasi semua hal itu. Kamu tidak akan melihat bhwa Aku berkuasa atas semuaNya itu karena Akulah Tuhan"

Di dalam pergumulan berat aku memandang tali pengikat perahuku. Di tali itu aku melihat banyak rasa khawatir.

Di dalam hati aku bertanya, "tahukah Ia mengenai apa yg aku inginkan?mengertikah Ia mengenai apa yang aku rindukan?"

Yesus memelukku & berbisik lembut, "memang tidak semuanya akan sesuai dengan apa yang kamu ingnkan, bahkan, mungkin kamu akan mendapat hal yang sebaliknya, tetapi maukah kamu percaya? RancangnKu adalah rencangan damai sejahtera, masa depanmu bersamaKu akan menjadi masa depan yang penuh harapan"

Ia memelukku & mnangis brsamaku.dengan berat aku melepaskn tali Perahuku. aku mlepaskan semua rasa kuatirku. aku meletakan hak atas masa depanku di tanganNya. saudaraku, serahkanlah seluruh hak atas masa depanmu ke dalam tanganNya. anda tak perlu tau bgaimana Ia merancangNya, tapi percyalah, semua itu indah pada waktuNya.

Yeremia 29:11

Jbu

Selasa, 26 Oktober 2010

Harga Manusia Di Mata Tuhan

Suatu ketika saat seorang pendeta sedang mengajar anak-anak kecil, ada seorang anak kecil bertanya kepada Pendeta, "Pendeta, sedemikian berharganya kah kita sehingga Tuhan Yesus mau berkorban demi kita?"Pendeta itu heran namun akhirnya tersenyum dengan pertanyaan polos dari anak tersebut. Anak itu benar, seberharga apakah kita ini, manusia, sehingga Tuhan Yesus mau datang ke bumi, menderita dan wafat di salib demi kita semua? Pendeta itu lalu mengeluarkan selembar uang sebesar Rp 50.000,00 lalu memperlihatkannya di depan anak-anak tersebut. Pendeta itu bertanya, "Siapakah di antara kalian yang menginginkan uang ini?"

ARTI SALIB DALAM HIDUP KRISTIANI ?!?

Apakah Setiap Penderitaan itu bisa disebut SALIB ?
Penderitaan macam apa yang dapat dikategorikan sebagai Salib ?
Apa Dasar Teologisnya ?
Apa Konsekuensi praktis bagi kita ?


Wah, tentulah repot untuk kita sebagai awam, memahami betul pemisahan-pemisahan masalah. Yang mana yang disebut sebagai Salib, dan yang mana yang bukan. Kita pasti sudah beranggapan bahwa semua penderitaan adalah Salib.

Berbagai sumber sudah kami kumpulkan untuk memberikan pendekatan arti, agar kita bisa sedikit mendapatkan pencerahan dari masalah ini.

ARAH KEDEWASAAN IMAN DAN PRIBADI, SEBAGAI PENGIKUT KRISTUS DALAM PERWUJUDANNYA MELAKSANAKAN KERAJAAN ALLAH

Dewasa secara iman....?
Dewasa secara pribadi...?
Apakah merasa sudah menjadi Dewasa...?
Apa sih ciri-ciri orang Dewasa...?
Apakah cukup dengan kata-kata yang bijaksana ?
Apakah cukup dengan penampilan yang kebapaan atau keibuan ?
Kemampuan apa yang dibutuhkan seseorang untuk disebut sebagai yang telah dewasa ?
Bagaimanakah konkretnya kedewasaan itu...?


Sekedar untuk melihat dan meneliti kedewasaan, dalam dimensi-dimensinya dan kebebasan efektif :

Kau Mengenal Hatiku


Hanya dekat kasihMu Bapa
Jiwaku pun tentram
Engkau menerimaku
Dengan sepenuhnya

Walau dunia melihat rupa
Namun Kau memandangku
Sampai kedalaman hatiku

Reff:
Tuhan inilah yang kutahu
Kau mengenal hatiku
Jauh melebihi semua
Yang terdekat sekalipun

Tuhan inilah yang kumau
Kau menjaga hatiku
Supaya kehidupan
Memancar senantiasa

Sukses di dalam TUHAN


Amsal 16:9 : Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi TUHANlah yg menentukan arah langkahnya.

Di Taiwan ada seorang Konglomerat & Pengusaha kaya. Hebatnya, kekayaan itu menurut banyak pihak diperoleh benar-benar dari nol. Karena itu, apa yg dilakukannya mampu menginspirasi banyak org.

Suatu ketika karna penasaran, ada seorang Pemuda mau belajar menimba pengalaman dari sang Pengusaha.

Senin, 25 Oktober 2010

Semuanya Diawali dengan Allah


Karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu yang diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.
(Kolose 1:16.)

Sebelum Anda memikirkan Allah, pertanyaan tentang tujuan hidup tidaklah berarti.
(Bertrand Russell, seorang ateis)