Rabu, 27 Oktober 2010

Perahu Keselamatanku


Aku duduk sambil menikmati senja dalam perahu keselamatanku yang sedang berlabuh. aku melihat Yesus di ruang kemudi, menatapku & berkata ; "lepaskan tambatan perahumu & biarkn Aku membawamu ke seberang. Bukanlah rencanaKu agar kamu tetap berlabuh di sini"

Dengan wajah takut, gelisah & khawatir, aku mnjawabNya, "Tuhan, bukankah lebih baik aku tetap di sini. Aku tidak akan melihat topan, badai & angin ribut. &, aku dapat kembali ke darat kapan pun aku mau"

Dengan lembut Tuhan Yesus memegang tanganku, menatap mataku & berkata, "memang di sini kamu tidak akan mengalami topan, badai, & angn ribut. Tetapi, kamu juga tidak akan pernah melihat Aku mengatasi semua hal itu. Kamu tidak akan melihat bhwa Aku berkuasa atas semuaNya itu karena Akulah Tuhan"

Di dalam pergumulan berat aku memandang tali pengikat perahuku. Di tali itu aku melihat banyak rasa khawatir.

Di dalam hati aku bertanya, "tahukah Ia mengenai apa yg aku inginkan?mengertikah Ia mengenai apa yang aku rindukan?"

Yesus memelukku & berbisik lembut, "memang tidak semuanya akan sesuai dengan apa yang kamu ingnkan, bahkan, mungkin kamu akan mendapat hal yang sebaliknya, tetapi maukah kamu percaya? RancangnKu adalah rencangan damai sejahtera, masa depanmu bersamaKu akan menjadi masa depan yang penuh harapan"

Ia memelukku & mnangis brsamaku.dengan berat aku melepaskn tali Perahuku. aku mlepaskan semua rasa kuatirku. aku meletakan hak atas masa depanku di tanganNya. saudaraku, serahkanlah seluruh hak atas masa depanmu ke dalam tanganNya. anda tak perlu tau bgaimana Ia merancangNya, tapi percyalah, semua itu indah pada waktuNya.

Yeremia 29:11

Jbu